Header Ads


Hari ini, Peletakan Batu Pertama Pembangunan STP Khoiru Ummah Kendari


INDONESIANEO.KENDARI - Setelah menggelar Diklat Pertamanya pada dua bulan lalu, kini Sekolah Tahfidz Plus (STP) Khairu Ummah Kendari dibawah Yayasan Mutiara Ummat melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung sekolahnya, Minggu (10/5/2020).

Pembangunan STP Khoiru Ummah ini dibangun diatas tanah sekitar setengah hektar yang diwakafkan oleh PT. Zam Zam Sultra di Kompleks Perumahab Grand Bolevard Regency, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Ketua Yayasan Mutiara Ummat, Mohammad Ardy Agung mengatakan, pembangunan STP ini merupakan bagian dari nikmat Allah yang diberikan, sebab masih berikan kesempatan untuk menolong agama Allah.

Sehingga, kata dia, pihaknya harus optimis bisa mewujudkan sekolah ini meski ditengah keterbatasan financial, karena selebihnya Allah yang akan mengaturnya.

Terbukti, pasca mengadakan Diklat pertama STP Khairu Ummah pada dua bulan yang lalu, kemudahan dan bantuan berdatangan, salah satunya adalah PT. Zam Zam Sultra yang mewakafkan sebidang tanahnya seluas setengah hektar untuk dibangunkan STP tersebut.

"Dengan bermodal semangat dan kekuatan ruhiyah, niat baik mendirikan sekolah tahfidz ini terus dilakukan. Alhamdulillah, hari ini peletakan batu pertamanya untuk pembangunan gedung STP Plus Khairu Ummah," katanya.

Meski pembangunan gedungnya baru dimulai, lanjut dia, tapi STP saat ini telah membuka penerimaan siswa baru tuk tahun ajaran 2020/2021, yang sementara waktu akan ditempatkan di salah satu rumah dari pembina Yayasan Mutiara Umat itu sendiri yang berada di Perumahan Kendari Permai.

"Kami juga membuka peluang wakaf kepada masyarakat luas untuk pembangunan gedung dan penyelenggaraan pendidikannya," lanjutnya.

Selain itu, Komisaris Utama PT. Zam Zam Sultra, Amaluddin mengungkapkan, kewajiban umat Islam adalah menuntut ilmu agama, maka upaya untuk menunaikan kewajiban tersebut harus ada yang mendirikan sekolah pendidikan Islam.

"Semoga ini bisa menjadi ladang pahala kita. Apalagi ini janji Allah, maka starnya kita memulai dengan hal yang baik, yakni menjadi tanggung jawab umat Islam dengan mendirikan sekolah tahfidz," ungkapnya.

Olehnya itu, Direktur Cabang Dompet Duafa Sultra ini menambahkan, pembangunan STP ini harus disambut baik karena akan menjadi tabungan pahala di akhirat kelak. Apalagi, kata dia, hal seperti ini juga yang ia inginkan.

Sebagaimana Rasulullah pernah bersabda, bahwa amalan yang tak terputus ketika seseorang meninggalkan dunia, adalah sedekah jariyah, ilmu bermanfaat dan doa anak soleh.

"Saya akan menyambut baik, maka dengan niat baik ini mari kita bersama-sama membangun sekolah ini. Insyaallah, tanah yang kami wakafkan bisa nanti ditambahkan, bahkan kalau diperlukan nanti bisa diperluas untuk tingkat sekolah selanjutnya," tambahnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Khairu Ummah, Muhammad Nasir berharap kehadiran STP ini bisa saling memberikan manfaat kepada masyarakat setempat.

"Insyaallah amal jariyah dan doa anak soleh bisa kita raih melalui sekolah ini, sebab atas izin Allah semua yang kita lakukan menjadi amal investasi akhirat. Maka kita harus bersemangat melanjutkan pembangunan ini," harapnya.(IN)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.