Header Ads


Indonesia Milik Siapa?


Oleh: Muhammad Adnan Saleh
(Aktivis Gema Pembebasan Kota Baubau)

Fenomena Covid-19 menguji kualitas sistem pemerintahan di Indonesia. Pasalnya, saat pandemi  ini melanda banyak warga negara Indonesia yang kehilangan pekerjaan.

Namun sayangnya, pemerintah justru memberikan kesempatan kerja untuk tenaga kerja asing (TKA).

Hal ini membuat masyarakat iri hati serta resah, seolah TKA Cina lebih diprioritaskan daripada warga sendiri. Semestinya ini tidak terjadi, pemerintah harus menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat sendiri.

Dikabarkan 500 TKA asal Cina bakal masuk ke Sulawesi Tenggara (Sultra). Rencananya mereka akan bekerja di perusahaan pemurnian nikel PT Virtue Dragon Nickel Industry di Morosi, Kabupaten Konawe.

Slogan demokrasi dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, ternyata hanyalah slogan politik rezim.

Indonesia belum bisa keluar dari cengkraman asing jika tetap menganut sistem demokrasi. Karena realita saat ini membuat kita bertanya, sebenarnya negara Indonesia milik siapa?(*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.