Header Ads


Pendidikan Islam Lahirkan Negarawan

Oleh: Fadhillah Humairah (Aktivis Remaja Baubau )


   Baru baru ini Bupati Konawe, Kery Saiful Kanggoasa berencana akan membangun politeknik industri di wlayahnya. Pembangunan itu dilakukan agar nantinya menjadi tempat menimba ilmu bagi pekerja lokal yang hendak bekerja di perusahaan tambang di Kecamatan Morosi.


   Pembangunan tersebut digagas untuk meningkatnya skill atau kopetensi para pekerja lokal yang akan bekerja di perusahaan tambang di Morosi. Selain itu dengan adanya pembangunan ini maka dapat menyerap banyak pekerja lokal tanpa harus mendatangkan pekerja asing.

"Jadi kita siapkan sekolah khususnya. Nanti kita datangkan juga profesor untuk mengajar disini. Sebab, kita juga bekerja sama dengan beberapa guru besar dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Untuk mengodok grand design Politeknik Industri tersebut," Ungkap Kery Saiful Kanggoasa.


    Bahkan dalam rencananya, Bupati Kery Saiful Kanggoasa telah menyiapkan 40 tenanga pengajar yang akan dikirim keluar negeri untuk mendalami pengetahuan menyangkut teknologi dan industri.

"Pada saat kembali ke tanah air, mereka sudah siap menjadi dosen di kampus politeknik Industri, sebab tenaga pengajar ini juga harus terserifikasi khusus. Kalau ini jadi, pasti luar biasa konawa. Pokoknya lain dari pada yang lain," tutup Bupati Konawe.


   Adanya pembangunan politeknik industri ini, sangat bagus. Karena dapat menumbuhkan potensi dari anak bangsa dan para pekerja. Selain itu, rencana pembangunan ini juga didukung dengan guru yang berkualitas nantinya. Guru yang berkualitas dapat menghasilkan mutu yang baik pula. Dengan hal ini maka SDM yang dihasilkan akan berkialitas, maka hasil yang didapatkan pun baik dan dapat mengelolah kekayaan negeri sendiri.


   Akan tetapi, tujuan dari pembangunan politeknik industri ini adalah agar para pekerja dapat menghasilkan pekerjaan atau industri mendapatkan pekerja yang berkualaitas. Sebagaimana hakikat pendidikan kapitalisme.


   Dalam kapitalisme pendidikan sebagai alat untuk menghasilkan modal baru. Pendidikan dijadikan tempat pembentukan keahlian atau kemampuan manusia agar dapat mengisi dunia industri. Hal ini dilakukan agar para anak didik dapat mengisi industri setelah menempuh pendidikan, agar industri dapat efektif dan efisien. 


Sehingga para peserta didik menempuh pendidikan dengan mengejar nilai terbaik agar bisa mendapatkan pekerjaan dan posisi yang baik. Hal ini menjadikan pendidikan hanya mencetak peserta didik yang bermental pekerja.  Sementara yang dibutuhkan oleh bangsa ini lahirnya seorang negarawan. 


   Dalam Islam pendidikan tak hanya sebatas untuk mendapat pekerjaan atau menjadi pekerja dari sebuah industri. Pendidikan dalam konsep Islam adalah sebagai tempat mengembangkan potensi untuk meraih kesempurnaan sang Pencipta. Para anak didik juga dibekali bahwa ilmu pengetahuan datang dari Allah, untuk digali dengan akal dan panca indera  yang dikaruniai Allah. Sehingga para anak didik senantiasa berpikir dalam setiap pembelajaran  dan menggali ilmu.


   Tujuan pendidikan dalam Islam adalah membentuk keperibadian Islam, membentuk jiwa kepemimpinanan (negarawan), melahirkan generasi yang mampu menguasai sains dan teknologi untuk menyelesaikan masalah kehidupan manusia. Sehingga mereka akan selalu mengembangkan ilmu yang mereka dapatkan dan menciptakan sesuatu yang baru dan sebuah karya yang sangat luar biasa dari hasil pemikiran yang cerdas. Dengan pemikiran yang cerdas inilah maka anaka didik setelah menempuh pendidikan tak hanya menjadi seorang pekerja atau memburu pekerjaan.


 Tetapi, mereka dapat menciptakan sebuah inovasi yang luar biasa. Maka jangan heran ketika meliahat berkembangnya ilmu pengetahuan, keberhasilan dan kegemilangan pendidikan dimasa Islam saat itu. Karena semua itu didapatkan dari pendidikan yang berkualitas, dan mampu menghasilkan generasi pemikir yang cerdas. 


   Oleh karena itu, pembangunan politeknik industri ini sangat disayangkan, jika tujuannya hanya untuk mendapatkan para pekerja saja. Alangkah lebih baiknya jika pembangunan ini agar menjadi titik awal lahirnya generasi berjiwa negarawan. Mampu menguasai sains teknologi dan mampu menyelesaikan masalah. 


Wallahualam bissawab.(*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.