Header Ads


Kunjungan Presiden Ukraina ke Turki: Apa yang Akan Dibahas?

Ilustrasi kemitraan kerjasama antarnegara


Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, dijadwalkan untuk mengunjungi Turki untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengenai kesepakatan biji-bijian Laut Hitam dan perang dengan Rusia. Menurut media negara Turki, Zelenskyy juga telah meminta para pemimpin NATO untuk mengambil langkah-langkah konkret menuju keanggotaan Ukraina dalam blok tersebut pada pertemuan minggu depan.

Kesepakatan biji-bijian Laut Hitam yang dibahas adalah kesepakatan yang disepakati tahun lalu oleh Turki dan PBB yang memungkinkan ekspor biji-bijian dan produk pertanian lainnya dari pelabuhan Laut Hitam Ukraina meskipun perang sedang berlangsung. Namun, Rusia, yang marah tentang aspek pelaksanaannya, telah mengancam untuk tidak memperbarui kesepakatan tersebut setelah 17 Juli.

Zelenskyy dan Erdogan akan melakukan pembicaraan tatap muka dan juga menghadiri pertemuan antar-delegasi. Namun, hasil dari pertemuan tersebut belum diketahui.

Selain itu, Ukraina juga telah mengajukan permintaan untuk bergabung dengan Pakta Perdagangan CPTPP kepada negara depositari pakta tersebut, Selandia Baru. Jepang, sebagai anggota CPTPP, "harus menilai dengan cermat apakah Ukraina sepenuhnya memenuhi tingkat tinggi perjanjian" dalam hal akses pasar dan aturan.

CPTPP adalah singkatan dari Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik). Ini adalah perjanjian perdagangan bebas antara 11 negara di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Australia, Brunei, Kanada, Chili, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, dan Vietnam. Perjanjian ini bertujuan untuk mengurangi hambatan perdagangan dan investasi antara negara-negara anggota dan meningkatkan integrasi ekonomi di kawasan tersebut. [IDN]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.