Header Ads


Keimanan Menuntut Tidak Berdiam Diri Atas Palestina Yang Masih Terjajah

 

Massa Aksi dari Forum Intelektual Muslim Wakatobi menggelar Aksi Bela Palestina, 16/11/2025 (AZ)


IndonesiaNeo, WAKATOBI - “Untukmu Palestina yang mulia, untukmu Palestina yang tercinta, kami penuhi panggilanmu.” Senandung itu menggema pagi ini, 16 November 2025, dari jantung segitiga karang dunia 'Wakatobi'.

Mentari yang mengintip di sela-sela awan memancarkan cahayanya yang hangat, mengiringi dimulainya aksi bela Palestina pagi ini.

“Innamal mu’minūna ikhwah, sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara,” kalimat yang disampaikan lisan mulia Baginda Rasulullah Muhammad saw., ucap host aksi sebagai bridging pengantar aksi. 

“Hadis inilah yang mendasari mengapa kita sebagai seorang Muslim dan seorang mukmin tidak boleh berdiam diri atas apa yang terjadi di Palestina, atas penjajahan Zionis di bumi Kharajiyah, tanah Palestina,” lanjut host aksi, sekaligus menggambarkan alasan dilaksanakannya aksi pagi ini.

Longmarch dimulai dari Pasar Sentral setelah mendengar salah satu orator mengisahkan fragmen perbincangan cicak dan burung pipit terhadap peristiwa pembakaran Nabi Ibrahim alaihi salam.

Fragmen tentang burung pipit yang tetap menyemprotkan air dari paruh kecilnya kepada api yang membakar Ibrahim, di tengah ledekan cicak yang justru menghembuskan tiupan ke arah api. 

Hal kecil yang dilakukan itu, yang secara rasional tidak akan langsung memadamkan api, tetapi bagi si burung pipit, setidaknya menunjukkan keberpihakan dirinya kepada kebenaran yang dibawa Nabi Ibrahim.

Aksi ini menempuh rute ke Pasar Pagi yang menjadi titik orasi berikutnya. Peserta aksi dengan tertib berbaris di bahu jalan mendengarkan kata demi kata yang disampaikan orator. 

Setelah 30 menit orasi berlangsung, orator mengapresiasi petugas kepolisian yang mengawal jalannya aksi dan mengapresiasi antusiasme umat serta warga Wakatobi.

Longmarch pun berlanjut. Peserta aksi berjalan berbanjar dua baris menggenggam dan mengayunkan bendera hitam dan putih bertuliskan kalimat tauhid Laa Ilaha Illa Allah. Mereka berbaris rapi hingga ke titik finis aksi.

Aksi ditutup dengan pembacaan doa untuk kemuliaan kaum Muslimin umumnya dan warga Gaza, Palestina khususnya, yang insyaAllah kemuliaan itu akan terwujud melalui pertolongan Allah melalui tegaknya Khilafah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah.[]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.