Header Ads


Kelompok Bisnis AS Jalin Kemitraan dengan Kadin Kepulauan Riau

Ilustrasi bisnis energi terbarukan


IndonesiaNeo.com --- Sebagaimana diwartakan oleh TheJakartaPost (19/07/2023), sebuah kelompok bisnis yang mewakili beberapa perusahaan manufaktur, farmasi, pusat data, dan pendidikan, serta Asosiasi Pelabuhan Dalam dan World Trade Center dari negara bagian Utah, di Amerika Serikat, mengunjungi Batam, Kepulauan Riau, pada 11 Juni untuk menjelajahi peluang investasi.

Dustin Daugherty, direktur utama layanan bisnis global di World Trade Center Utah mengatakan bahwa kelompok tersebut telah mengatur perjalanan bisnis, dipimpin oleh Senator Negara Bagian Utah Lincoln Fillmore, untuk mengunjungi Singapura, Indonesia dan Vietnam, untuk mencari kebijakan investasi terbaik.

"Kami ingin datang ke Indonesia, dan Batam terletak sangat dekat dengan Singapura dan terintegrasi dengan komunitas bisnis di negara tersebut, yang kami anggap sebagai gerbang. Kami datang ke sini mengharapkan banyak industri semi-konduktor dengan teknologi tinggi dan kami tertarik dengan perkembangan Batam. Kota ini memiliki potensi untuk terus mengembangkan infrastrukturnya, dan terintegrasi dengan komunitas bisnis di Singapura dan Malaysia akan memungkinkan Batam menjadi lebih maju," kata Daugherty.

Di antara lokasi yang dikunjungi adalah Kawasan Industri Wiraraja di Kabil dan Nongsa Digital Park (NDP) serta Infinite Studio. Kelompok tersebut juga melakukan pertemuan dengan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad sebelum melanjutkan perjalanan ke Singapura.

Kelompok tersebut juga menjalin kemitraan strategis di bidang investasi dan perdagangan dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepulauan Riau dengan tujuan untuk memanfaatkan sumber daya dan keahlian bersama untuk pertumbuhan bersama dan kolaborasi.

Makruf Maulana, direktur utama PT Wiraraja Group dan ketua Kadin Kepulauan Riau, mengatakan bahwa kelompok bisnis tersebut mengatur perjalanan untuk langsung mencari peluang investasi, terutama di sektor energi terbarukan, seperti industri panel surya.

Gubernur Ansar mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya dari Kadin dan perwakilan Indonesia pada bulan Februari. 

"Kami berharap perjalanan bisnis ini akan menarik perhatian mereka. Kami mengundang mereka ke Bintan dan kabupaten lainnya serta mendorong mereka untuk mulai berinvestasi sehingga kami juga dapat meningkatkan ukuran investasi AS di Kepulauan Riau," kata Ansar.

Ansar optimis bahwa peluang investasi di provinsi tersebut, terutama di kawasan Zona Perdagangan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun dapat menarik investor. [IDN]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.